Okupansi Hotel Meningkat
BANYUWANGI-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi dengan tegas melarang warga muslim mengikuti perayaan hari kasih sayang atau Valentine, 14 Februari 2010. Menurut pandangan MUI, fenomena hari kasih sayang itu sudah menyimpang dari filosofinya, meski tidak diharamkan.
Sekretaris MUI Banyuwangi Nur Chozin mengatakan, Valentine itu berasal dari negara barat. Sehingga setiap datangnya hari kasih sayang selalu dirayakan oleh masyarakat seluruh dunia dengan berpijak pada sisi humanis. Artinya, perayaan hari kasih sayang diartikan dengan aksi yang mendasarkan pada bentuk kasih sayang antarmanusia. "Aturan inilah yang kerap disalahtafsirkan di masyarakat di Indonesia. Terlebih hari Valentine sendiri bukanlah budaya negara ini," tuturnya kepada RaBa, kemarin (13/2).
BANYUWANGI-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi dengan tegas melarang warga muslim mengikuti perayaan hari kasih sayang atau Valentine, 14 Februari 2010. Menurut pandangan MUI, fenomena hari kasih sayang itu sudah menyimpang dari filosofinya, meski tidak diharamkan.
Sekretaris MUI Banyuwangi Nur Chozin mengatakan, Valentine itu berasal dari negara barat. Sehingga setiap datangnya hari kasih sayang selalu dirayakan oleh masyarakat seluruh dunia dengan berpijak pada sisi humanis. Artinya, perayaan hari kasih sayang diartikan dengan aksi yang mendasarkan pada bentuk kasih sayang antarmanusia. "Aturan inilah yang kerap disalahtafsirkan di masyarakat di Indonesia. Terlebih hari Valentine sendiri bukanlah budaya negara ini," tuturnya kepada RaBa, kemarin (13/2).

